Halaman

Kamis, 26 Desember 2013

Aku pun berada dalam lingkaran kegalauan

jika bisa berteriak dan menangis akan aku lakukan, Namun kesempatan itu belum datang.
Ingin mengatakan bahwa hati ini sakit atas tingkah yang mereka perbuat namun tak bisa kulaksanakan.
Mereka yang memasukkan ke dalam lingkaran tapi juga yang menjejaliku dengan kalimat arrogant yang memaksaku untuk keluar. "Memangnya Kamu pernah memikirkan tentang dakwah gitu?" suatu pertanyaan yang masih melayang di benakku, yang membuat aku berada di dalam lingkaran kegalauan. yah memang aku tidak terlalu berkontribusi seperti halnya mereka yang selalu memberikan yang terbaik untuk dakwah. tapi merekalah yang membuatku seperti ini bukan?merekalah yang sibuk sendiri tanpa memberi tahu kami yang tidak paham. Bahkan di dalam tubuh sistem dakwah itu sendiri saya rasa menerapkan sistem kapitalis karena akan terbagi 2 golongan secara tidak langsung, yakni kaum proletal sebut saja kaum yang memiliki pemahan lebih, serta kaum borjuis yang sangatminim akan pemahaman dakwahnya. disini mereka kaum proletal berhak mengobrak abrik serta melakukan hal sesuai dengaan yang mereka inginkan, alasan utamanya karena mereka lebih paham. sementara kaum borjuis merupakan golongan kuli yang sebisa mungkin bisa berbuat sesuai dengan pemahaman mereka (proletal, red)
tapi wallahua'lam hanya Allah yang tahu bagaimanar sebenarnya, tulisan ini benar-benar diatas dasarkan pada ketidakpahaman akan dakwah.
kalau dipikir lebih jauh ras-rasanya tidak mugkin seperti itu yang diajarkan Rasulullah mungkin saja Orang yang di dalamnyalahyang melakukan hal seperti itu, yap may be no may be yes. no body can guess it..

0 komentar:

Posting Komentar

Followers